Tentang FPSB

Sejatinya Forum ini merupakan salah satu bentuk kegelisahan sekelompok orang yang gerah melihat telah berurat-akarnya tindak pidana korupsi dalam tatanan kehidupan bangsa ini. Sedemikian besar dampak negatifnya hingga sekelompok aktivis HAM mengkategorikan korupsi sebagai extra ordinary crime. Sekalipun telah begitu meluas, tetapi optimisme tetap tegas. Prinsip “Jangan pernah menyerah untuk memberantas korupsi” dan keyakinan kalau masih ada individu-individu yang tak mau bahkan ingin berpartisipasi memberantas korupsi di Indonesia masih ada. Dan terutama untuk individu-individu tersebut maka Forum ini digagas.

Sejarah Singkat
Berawal dari Diskusi Mingguan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di awal Januari 2002, dihadiri berbagai kalangan masyarakat (praktisi hukum, akademisi, aktivis LSM, mahasiswa, jurnalis bahkan pengusaha) dengan topik Analisa Kritis terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar tahun 2002. Kegiatan ini adalah sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja LBH Padang dalam Advokasi Kebijakan Publik di Sumatera Barat.
Diskusi Publik dengan fasilitator Direktur LBH Padang Zenwen Pador, menghadirkan praktisi hukum Miko Kamal, akademisi Wery Darta Taifur (Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Padang) dan Ranny Emilia (Fakultas Ilmu Politik dan Sosial Universitas Andalas,Padang) sebagi pemancing diskusi. Di akhir diskusi didapat kesimpulan umum bahwa APBD Sumbar Tahun 2002 bermasalah baik dari sisi hukum maupun dari sisi ekonomi, masalah tersebut menyangkut prosedural dan substansial. Dari kesimpulan tersebut disepakati beberapa langkah rencana aksi untuk berpartisipasi agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat diperbaiki (revisi) oleh DPRD dan Gubernur. Untuk mematangkan rencana aksi tersebut selanjutnya digelar diskusi-diskusi terbatas dan intensif. Dikatakan terbatas bukan karena sengaja dibatasi tetapi memang dalam diskusi selanjutnya tidak semua yang hadir dalam diskusi publik dapat terus hadir dalam diskusi-diskusi berikutnya. Selain nama-nama yang telah disebutkan di atas, diantara nama-nama yang intens berpartisipasi diantaranya adalah Rahmat Wartira (praktisi hukum,mantan Direktur LBH Padang), Mestika Zed (Sejarawan, dosen Universitas Negeri Padang), Oktavianus Rizwa (Praktisi Hukum), Rumazar Ruzuar (Kadin Sumbar) serta Saldi Isra dan Elwi Danil (Fakultas Hukum Universitas Andalas). Selanjutnya Ardyan, Sudi Prayitno dan Adi Surya (LBH Padang), Okdonal (LSM Sopan) dan Alfred (Walhi Sumbar). Diskusi-diskusi lanjutan ini pada umum tetap dipandu oleh Zenwen Pador.
Ketika rencana aksi telah matang muncul kebutuhan untuk memberi nama terhadap forum diskusi tersebut hingga dalam penyampaian analisa dan desakan revisi APBD Sumbar 2002 kepada Gubernur dan DPRD Sumbar termasuk dalam melaporkan indikasi tindak pidana korupsi ke Kejaksaan Tinggi Sumbar dipakailah nama Forum Peduli Sumatera Barat (FPSB). Untuk kebutuhan teknis juga disepakati Koordinator pertama Mestika Zed dan Sekretaris Zenwen Pador. Penunjukan koordinator dilakukan dengan kesepakatan dan kebutuhan taktis sesaat, tergantung isue yang sedang didorong penyelesaiannya oleh FPSB. Hingga posisi Koordinator ini berturut-turut kemudian dipegang oleh Rumazar Ruzuar, Oktavianus Rizwa, Saldi Isra, Adi Surya dan terakhir dipegang oleh Zenwen Pador.
FPSB kemudian sebagaimana dikutip Media Indonesia dan Kompas edisi 9 Juni 2004 memang menjadi sebuah ikon penting di Sumbar dan bahkan di Indonesia. Hal ini bukan karena orang-orang yang bergabung di dalamnya, melainkan karena kiprahnya yang tergolong berani, melaporkan anggota DPRD Sumbar periode 1999-2004 dan Gubernur Sumbar Zainal Bakar yang melakukan korupsi dana APBD 2002. Atas kiprah ini FPSB telah menerima Piagam Penghargaan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat pada 8 Juni 2004. Tak lama kemudian Koordinator FPSB, Saldi Isra menerima penghargaan Bung Hatta Award dari Yayasan Bung Hatta.
Untuk memperkuat langkah advokasi mendorong transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan gerakan anti korupsi secara menyeluruh, Forum Peduli Sumatera (FPSB) dengan kesepakatan sebagian besar anggota FPSB dibuatlah Anggaran Dasar yang kemudian diaktakan oleh Notaris Muhamad Ishaq, SH dengan akta No.12 tanggal 27 Januari 2005. Beberapa nama yang kurang sependapat dengan langkah ini kemudian menolak namanya dicantumkan sebagai pendiri dalam akta. Hingga pada akhirnya dalam akta hanya mencantumkan 9 nama sebagai pendiri yaitu Abel Tasman, Adi Surya, Oktavianus Rizwa, Mestika Zed, Miko Kamal, Saldi Isra, Rumazar Ruzuar, Wery Darta Taifur dan Zenwen Pador.
Sekalipun secara formal FPSB adalah sebuah lembaga berbadan hukum perkumpulan sebagaimana dinyatakan dalam akta notaris, FPSB tetap dengan format awal sebagai wadah terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat dalam ikut serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnya di Sumatera Barat serta dalam upaya mendorong penegakan hukum dan gerakan anti korupsi secara keseluruhan.
Bentuk Lembaga: Perkumpulan
Akta Pendirian No.12 tanggal 27 Januari tahun 2005 Notaris M.Ishaq, SH

Kepengurusan
Badan Pendiri/Anggota :
Abel Tasman, SS, Adi Surya, SH, Oktavianus Rizwa, SH, Dr.Mestika Zed, Miko Kamal, SH.LLM, Saldi Isra, SH.MPA, Rumazar Ruzuar, Dr.Wery Darta Taifur, Zenwen Pador, SH

Koordinator : Zenwen Pador
Sekretaris/Keuangan dan Administrasi
: Abel Tasman
Divisi Litbang : Fahmi Ari Yoga, Rosita
Divisi Advokasi : Elvira Suriani

Alamat :
Jl.Adinegoro Perum Salingka Bungo Permai Blok C No.7 Tabing Padang email: fp_sb@telkom.net

2 Tanggapan

  1. aslkm. pa kabar bang zen??
    baa kegiatan FPSB kini, lai masih aktif menyuarakan anti korupsi lai..
    ambo kini di tanjung pinang

    • alaikum salam.kabar baik mi, alhamdulilah masih dan akan bisa lebih baik bila ada dukungan dari fahmi.sukses ya
      salam
      zenwen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: